infotorial

APBD-P Bintan Disahkan Rp 1,445 Triliun

BINTAN,MEDIATRIAS.com – Akhirnya DPRD dan Pemkab Bintan menyepakati perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD-P) Bintan tahun 2019 sebesar Rp 1,445 triliun lebih atau naik Rp 189 miliar lebih dari komposisi APBD murni tahun 2019. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan nota kesepakatan bersama saat sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bintan Trijono di ruang rapat utama Kantor DPRD Bintan, Senin (19/8/2019).

Sekretaris badan anggaran (Banggar) DPRD Bintan, Muhammaf Hendri menyampaikan, pendapatan pada perubahan APBD berjumlah Rp 1,233 triliun lebih atau naik Rp 26 miliar lebih.Sektor pendapatan disebutkannya, ditopang dari PAD Bintan sebesar Rp 256,7 miliar lebih atau naik Rp 14,7 miliar lebih dari angka pada APBD murni 2019.

Sementara pajak daerah naik sebesar Rp 8,9 miliar lebih menjadi Rp 201,3  miliar lebih sedangkan hasil retribusi daerah naik Rp 1,6 miliar lebih menjadi Rp 13,3 miliar lebih. Lanjutnya pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan turun Rp 3,6 miliar lebih menjadi Rp 10,4 miliar lebih serta lain-lain endapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 31,5 miliar lebih atau naik Rp 7,8 miliar lebih.

“Dana perimbangan tetap yakni sebesar Rp 815.750.402.00,00 sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 161.414.527.911.38 atau naik sebesar Rp 11.456.380.911.38,” jelas Hendri.

Kemudian, sektor belanja langsung pada APBD-P 2019 sebesar Rp 807 miliar lebih atau naik sebesar Rp 156,4 miliar lebih dari APBD murni 2019. Sedangkan sektor belanja tak langsung sebesar Rp 638,8 miliar lebih atau naik sebesar Rp 33,3 miliar lebih.Penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya yang telah diaudit BPK sebesar Rp 213.942.902.739.59 dan pengeluaran pembiayaan daerah untuk penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp 2 miliar.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi saat menyampaikan pandangannya dalam sidang paripurna pengesahan ranperda APBD-P Bintan tahun 2019 menekankan agar penggunaan anggaran daerah dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat Bintan.

Bahkan orang Nomor Satu di Bintan itu sempat menyinggung soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang marak terjadi di wilayah Bintan. Dia meminta kesadaran masyarakat soal permasalahan kebakaran.

“Malam tadi saya ikut turun langsung kelokasi kebakaran yang terjadi diwilayah Gunung Kijang, kebakaran begitu sering terjadi tentunya diperlukan kesadaran bersama menyikapi permasalahan ini, janganlah membakar hutan sembarangan, jaga pekarangan, apalagi membakar sampang yang apat menyebabkan kebakaran hutan,” tegas Bupati. (Jo/av)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker