Sorot Hukum

Beredarnya Vidio Mesum, Tokoh Masyarakat di Bentak

SIAMLUNGUN.MEDIATRIAS.com-Pantauan disekitar rumah oknum PNS, beberapa warga turut prihatin akan penyebaran video mesum berlatar belakang pemerasan.

Rumah LL terlihat kosong dan dikabarkan guna menenangkan pikiran, oknum PNS tersebut mengungsi ke rumah kerabatnya, Kamis (11/7) sekira jam 15.00 wib.

“Ssejak terungkit lagi masalah vidio sepuluh tahun lalu, jarang dirumah kakak LL. prihatin melihat kakak itu bang. Kurasa kerumah adiknya dia mengungsi setelah diberitakan. Besok kurasa sudah dirumah kakak itu bang, ” ucap Murni.

Mirisnya, dampak dari pemberitaan ini, seorang tokoh masyarakat bernama Han Purba (65) turut menjadi korban makian. Keterangan warga, tiba tiba seorang pemuda muncul lalu menghujat dan membentak.

“kau tak ada otak, percumalah kau rajin beribadah. Gak suka kau terungkap kasus vidio mesum itu ya. Siapa kau rupanya,” ucap GNT menirukan bahasa pria tersebut membabi buta disebuah warung di nagori Margomulyo Kecamatan Gunung Malela.

Usai menghujat, Han Purba merasa tertekan karena pengakuannya ingin mendapingi LL melaporkan kasus peredaran video mesum siapa dalang penyebar vidio mesum serta terduga pelaku pemeras.

“Kedatangan pria itu karena gak suka diberitakan terkait berita pengusutan pelaku penyebaran video mesum dan terduga pelaku pemerasan. Muka bapak itu pucat bang, tapi sempat dilawannya, kau rupanya inisial yang disebutkan diberita itu,” kata GNT menirukan pertengkaran itu sekira pukul 09.00 wib.

Terpisah, Iman Saragih (50) selaku pemerhati sosial Simalungun menyesalkan sikap oknum pemuda yang mendatangi tokoh masyarakat tersebut lalu membentak dan menghujat.

Menurutnya, mengamuknya pria tersebut disebabkam pasca niatnya mambantu pengungkapan peredaran video dan dugaan pelaku pemerasan.

“Kurasa pemuda itu orang yang menyuruh perangkat nagori melakukan pemerasan bang makanya dia datang lalu memaki dan menghujat pak han. Perbuatan itu tak pantas dilakukannya karena mengapa dia marah marah mendatangi beliau.

“Selaku pemerhati sosial di simalungun ini, saya harapkan agar kedua oknum PNS melaporkan penyebaran vidio dan dugaan pelaku pemerasan kepada polisi. Pak Kapolres Simalungun, tolong apabila kedua oknum PNS bersama warga membuat laporan agar diterima. Biarlah hukum bicara siapa yang benar dan salah,” ujar Iman agar pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

Khabarnya, rumah pangulu Nagori Gajing didatangi sejumlah pemuda terkait pemberitaan di koran ini. Kedatangan para pria ini diduga karena ketakutan beredarnya video mesum,

“Ada tiga orang yang datang ke rumah pangulu. Khabarnya mereka ketakutan karena vidio itu sudah sampau ketangan tak bertanggung jawab. Muka mereka pucat tadi bang pasca di beritakan di koran bang,” sebut pria yang tak ingin namanya dicantumkan.

Saat dikonfirmasi, Sunarno selaku Pangulu Nagori Gajing hingga berita ini dilayangkan belum berhasil ditemui. Nomor hanphonenya juga tidak aktif.

BP

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker