Daerah

BPS Lingga Sosialisasi SP 2020, Bupati Lingga, Awe : Jumlah Penduduk Miskin Turun Meningkat Masa Kepemimpinan Awe-Nizar

LINGGA,MEDIATRIAS.com– Pemerintah Kabupaten Lingga mengadakan sosialisasi terkait Sensus Penduduk (SP) 2020, melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lingga, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Lingga pukul 8.30 Jum’at (10-01-2020).

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Lingga, H Alias Wello di sela-sela agenda kerja nya yang padat, dikarenakan ia baru saja usai mengikuti kegiatan peduli penghijauan di Polres Lingga.

Dalam permulaan penyampaian nya, Awe mengatakan, bahwa rapat terkait Sosialisasi Sensus Penduduk adalah Program Pemerintah pusat, selain itu bertujuan penting untuk mensinkronisasi data kependudukan dalam suatu daerah.

“Jika perangkat pemerintahan terkait masih ada yang tidak hadir dalam pertemuan ini, maka perlu dilakukan teguran keras”, ujar Awe yang dikutip awak Media.

Awe paparkan data kependudukan Kabupaten Lingga selama kepemimpinan nya, telah terjadi penurunan jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun, hal ini dapat dibuktikan melalui sumber data BPS yang ia miliki.

“Kabupaten Lingga Tahun 2019, jumlah penduduk miskin Kabupaten Lingga mencapai 11.560 jiwa. Angka ini mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencapai 13.220 jiwa”, dipaparkan Nya.

Dengan demikian, Awe berharap kepada seluruh elemen masyarakat dapat mengetahui upaya capaian yang telah ia lakukan disaat era kepemimpinan nya, sehingga anggapan publik tidak keliru dikarenakan sumber-sumber data yang tidak akurat.

“Ini menandakan, dimasa pemerintahan AWe – Nizar, jumlah penduduk miskin Lingga mengalami penurunan sekitar 1.660 jiwa. Semoga kita secara bersama tetap semangat dan tetap komitmen untuk memajukan daerah kita tercinta ini “, ucap Awe.

Oleh sebab itu dibutuhkan koordinasi dan konsolidasi instansi, lembaga serta kementrian tentang data kependudukan, sehingga terjadi sinkronisasi data.

“Kesimpangsiuran sejumlah data dari berbagai kementerian dan Lembaga, adalah menjadi bagian penyebab tidak optimalnya pelaksanaan kebijakan pemerintah”, Sembari Awe mengutip Atensi Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo

Kemudian dilanjutkan oleh kepala BPS Lingga, Sumartono, ia mengatakan sensus penduduk adalah merupakan kegiatan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali guna mencatat seluruh penduduk Indonesia tanpa terkecuali.

Dijelaskannya BPS telah melaksanakan sensus penduduk sejak tahun 1961, dan sensus penduduk tahun 2020 ini merupakan sensus penduduk yang ke tujuh.

Selain itu, pada pada tahun 2020 akan ada 2 tahap sensus yaitu sensus penduduk online dan sensus penduduk wawancara. Sensus penduduk online adalah merupakan kegiatan pertama dalam sejarah sensus penduduk

“Masyarakat yang belum mengisi data secara mandiri pada sensus penduduk online, akan dikunjungi oleh petugas saat sensus penduduk wawancara”, ungkap Sumartono.

Diketahui, selain Kehadiran Bupati Lingga dan Kepala BPS Lingga, tampak juga dihadiri oleh Asisten I, Rusli S,PD, Asisten II, Siswandi, Staf Khusus, Ade Pawennari, Camat se-kabupaten Lingga, Kades se kabupaten Lingga. (HK)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close