Ekonomi & Bisnis

Bungkil Kelapa Asal Kabupaten Karimun, Menambah Deret Potensi Ekspor Kepulauan Riau

KARIMUN, MEDIATRIAS.com– Indonesia masuk kedalam 5 negara penghasil kelapa terbesar di Dunia bersama dengan Filipina, India, Brazil, dan India. Komoditas yang diminati pasar manca negara karena mempunyai manfaat yang besar ini, salah satunya berasal dari sentra Pertanian di Pulau Kundur.

Pulau dengan luas 1.800 km2 ini merupakan bagian Kabupaten Karimun yang banyak menyimpan potensi-potensi alam yang luar biasa. Sebut saja sarang burung Walet, Nanas, Pisang, Madu, Alpukat, Gambir, Damar, Talas, Air Kelapa, Petai, Karung Goni, dan tentu saja bungkil Kelapa.

“Karimun sebagai pengekspor bungkil kelapa terbesar di Provinsi Kepulauan Riau dan sebagai komoditas wajib periksa Karantina, kami siap melakukan percepatan layanan guna mendorong meningkatnya Ekspor ini” kata Guntur, Kepala Bidang Kepatuhan, Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan, Badan Karantina Pertanian  saat melepas ekspor bungkil kelapa di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu siang (20/3/2019).

Guntur menjelaskan, bahwa Kementrian Pertanian lewat petugas karantina melakukan serangkaian tindakan pemeriksaan dan pengawasan agar komoditas pertanian dapat memenuhi Persyaratan Sanitary dan Phytosanitary (SPS) negara tujuan, sehingga bungkil kelapa sebanyak 43 ton dengan nilai ekspor setara dengan Rp 0,5 M milik PT. Dari irama Indonesia ini dapat diterima oleh Malaysia.

“Guna percepatan, petugas Karantina melakukan layanan pemeriksaan karantina di gudang pemilik atau inline inspection. Penerbitan surat kesehatan tumbuhan atau Phytosanitary certificate yang dikeluarkan oleh Karantina Pertanian menjamin keseluruhan komoditas ini layak diekspor sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor” tambahnya.

Priyadi, Kepala Karantina Pertanian Kelas II Kabupaten Karimun, Badan Karantina Pertanian (Barantan) menyampaikan data eksportasi bungkil kelapa dari sistem Indonesia Quarantine Full Automation Sistem (IQFAST) Barantan di wilayah kerjanya. Volume ekspor pada tahun 2018 adalah 4.975 ton setara dengan nilai ekspor Rp 39,3 miliar. “Sementara data pada tri semester awal tahun 2019 telah mencatat 916 ton dengan nilai mencapai Rp 7,24 miliar. Diperkirakan terjadi peningkatan yang signifikan di akhir tahun 2019 nanti, ” ujarnya.

Kunci pertumbuhan ekonomi ditentukan dari nilai ekspor dan investasi.Untuk itu, sebagai fasilitator perdagangan khususnya pada komoditas pertanian, seluruh jajaran Kementan lewat Barantan sesuai dengan instruksi Presiden siap mengawal dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan percepatan layanan eksportasi .

Priyadi juga berharap, PT. Saricotama Indonesia yang merupakan eksportir penyumbang 80% dari total komoditas ekspor pertanian di Karimun, dapat menginspirasi calon eksportir lain di wilayah Karimun untuk berani memasuki pasar global.

H. Aunur Rafiq, Bupati Kabupaten Karimun yang hadir dan melepas ekspor pada kesempatan yang sama memberikan apresiasi kepada pimpinan PT. Saricotama Indonesia.

Menurut Bupati, perusahaan ini layak mendapat penghargaan sebagai eksportir inspiratif karena telah mampu menciptakan sinergi bisnis dengan petani dan mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM).

Bupati juga menyampaikan rencananya untuk mendorong pembangunan pelabuhan Kontainer dan perpanjangan Bandara. Hal ini dilakukan guna mengungkit pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun dan menarik investor.

“Pelepasan ekspor khususnya komoditas pertanian merupakan momentum yang baik bagi pembangunan pertanian di Karimun,” ucap Bupati Karimun.

Bupati juga berharap dukungan penuh dari Karantina Pertanian khususnya di Kabupaten Karimun, untuk terus mengawalnya hingga ke pasar dunia.

Dalam acara tersebut turut hadir, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, M. Affan, Kabag Humas, Didi Irawan, Camat Kundur, perwakilan dari Bea Cukai, Kepala Syahbandar, Kepala Bandara, dan perwakilan dari petani Pulau Kundur.(Gabe)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker