Ekonomi & Bisnis

Kabag Ekonomi, Said Hendri Akan Berupaya Tuntaskan Kebutuhan Mitan Kabupaten Lingga

LINGGA, MEDIATRIAS. com– Pemerintah Kabupaten Lingga, melalui Kabag Ekonomi, Said Hendri menanggapi keresahan warga tentang kelangkaan kebutuhan Minyak Tanah (Mitan) bagi masyarakat, Senin (13-01-2020).

Ia menyebutkan, bahwa berbagai kalangan masyarakat lingga, yakni selaku konsumen minyak tanah menginginkan praktek penyaluran tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat khususnya Kabupaten Lingga, begitupun dalam praktek penyaluran Mitan tersebut semestinya tersalurkan sesuai penghitungan dari bidang ekonomi rata-rata kebutuhan harian per Kepala Keluarga (KK).

Namun untuk itu, Said Hendrik mengatakan ingin menuntaskan problem tersebut secepatnya, sehingga dapat memberikan kenyamanan untuk para konsumen Mitan kabupaten Lingga.

“Saya sangat setuju atas masukan masyarakat Lingga, tentang tata kebutuhan maupun penyaluran Mitan tersebut terpenuhi dengan baik untuk masyarakat, maka untuk itu saya akan mengusahakan nya, namun saya juga berharap agar masyarakat berikan waktu sampai bulan Maret 2020”, kata Kabag Ekonomi Lingga, Said Hendrik kepada awak Media.

Pada kesempatan itu Hendrik yang akrab disapa juga memberitahukan bahwa pengiriman Mitan dan Bensin sudah sampai di pangkalan Sungai Buluh.

“Hari ini Mitan sudah sampai di sungai buloh sebanyak 360 ton, dan begitu pula BBM jenis Bensin sebanyak 180 ton. Dan saat ini yang punye rekom boleh mengambil sesuai rekom”, ujarnya.

Kemudian, awak media juga mengutip beberapa komentar masyarakat Lingga pada media sosial, yakni akun facebook, Elwantoto elwantoto.

“Kabag ekonomi Kabupaten Lingga harus menghitung kebutuhan harian rata per KK minyak tanah khusus masyarakat singkep dan daik, apakah memenuhi kebutuhan dengan jumlah liter yang didatangkan tersebut, agar tidak terulang kembali putusnya subsidi kebutuhan masyarakat”, tulis akun Elwantoto Elwantoto.

Selain itu Elwantoto juga menjelaskan tentang minyak tanah yang masuk dengan kebutuhan masyarakat tak berimbang.

“Minyak tanah subsidi tu sering tak cukup, memang berapa liter yang dikirim ke lingga, karena kebutuhan minyak tanah itu kebutuhan pokok masyarakat”, di ungkapkan Nya. (HK)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close