Hukum & Kriminal

Kaum Perempuan Resah Sang Bandar Togel Kabur, “Penulis Kupon Togel Saja Diringkus”

SIMALUNGUN.MEDIATRIAS.com-Unit Jatanras Polres Simalungun ringkus Sadarman (23) dari warung kopi miliknya di jalan Kemajuan Nomor 5 Nagori Saribu Dolok Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun, Rabu (3/7) sekira jam 15.45 wib.

Informasi dihimpun dari warga setempat Juniarman Saragih (35), jika Sadarman diringkus Unit Jatanras Polres Simalungun terkait menjual kupon judi jenis hongkong.

“Semalam sore sadarman ditangkap dari warung kopinya bang. Dia ditangkap karena menjual kupon jenis togel. Saat itu juga sadarman langsung dibawa bersama alat bukti dan sejumlah uang,” ungkap Juniarman (35) warga sekitar.

Saat dipertanyakan siapa bandar besar penjual kupon togel di seribudolok, pria ini menjawab insial pelaku diduga J Sipayung. “Kayaknya J Sipayung bang, karena setiap hari selasa dan jumat, sadarman selalu nyetor sama dia.” Jawab Juniarman.

Disebutkannya bahwa aksi sang bandar dalam menjalankan bisnis haram tersebut telah berlangsung lama. Selain aksi judi togel, perjudian jenis dadu juga marak diseribudolok. Kabarnya, judi togel dan dadu bebas beraksi diduga sang bandar ada main mata dengan oknum petugas.

“Kalau sang bandar menjalankan bisnis penjualan kupon judi togel di seribudolok ini terbilang lamalah bang. Bukan hanya judi togel saja, jenis judi dadu juga marak disini. Kabarnya ya begitu bang, bebasnya aksi perjudian disini diduga karena setiap bandar ada main mata dengan petugas.” Sebutnya bahwa selain judi togel, jenis judi dadu juga marak beraksi di Seribudolok.

Sejumlah warga di Seribudolok itu berharap pihak kepolisian Polres Simalungun segera meringkus bandar judi jenis togel dan dadu. Pasalnya aktifitas kedua jenis perjudian ini dapat merusak perekonomian keluarga.

Menilik penghasilan warga seribudolok mayoritas sebagai buruh tani, kaum perempuan dibuat resah karena ulah suami yang menghabiskan sebahagian pendapatannya untuk berjudi.

“Akibat suami suka membeli kupon judi togel dan dadu, dampaknya sama kamilah bang. Uang belanja dan sekolah anak anak terancam. Sebagai istri kami yang resah, karena pekerjaan kami disini mayoritas buruh tani.

“Tolonglah pak kapolres, bandarnya juga ditangkap jangan hanya penulis saja. Kalau penulis sajanya ditangkap, besok besok bandar itu bisa lagi mencari penulis. Intinya kalau bandar gak ditangkap, aksi judi tetap marak disini.” Ucap boru Purba (35) terkait polisi hanya menangkap penulis dan bukan bandar.

Serupa juga dikatakan Boru Damanik, terkait maraknya aksi penjualan kupon judi togel dan dadu di Seribudolok, salah sorang pelanggan setia kedua jenis judi ini merupakan suaminya.

Dampak perbuatan suami, biaya belanja kebutuhan rumah tangga, pendidikan, adat, terkendala. Tak jarang wanita ini sampai mengutang hanya karena ulah suami doyan berjudi.

“Beginilah bang, kalau judi marak di seribudolok ini. Biaya belanja, pendidikan, adat, jadi terganggu. Tak jarang aku jadi berutang gara gara ulah suamiku. Semua habis dibuatnya hanya gara gara togel dan dadu.

“Harapan saya sebagai istri yang jadi korban, mohonlah pak kapolres simalungun, tangkap bandar judi togel dan dadu di seribudolok ini. Kalau gaj ada judi, biaya sekolah anak anak gak terancam,” ucapnya bermohon agar Kapolres Simalungun menangkap seluruh bandar judi di seribudolok.

Sebelumnya, terkait penangkapan Sadarman yang nekad menjual kupon judi togel diwarung miliknya, Kasat Reskrim AKP Ruzi G, SIK, M.Si melalui Kanit Jatanras Iptu Hengky B. Siahaan, S.H, menjelaskan kronologis penangkapan pelaku.

Berawal setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait aksi pelaku penjual kupon judi jenis togel, pihaknya langsung melaksanakan penyelidikan ke lokasi.

Setibanya diwarung milik Sadarman, petugas langsung mengamankan diduga pelaku. Di warung itu ia mengakui perbuatannya telah menjual kupon togel. Sadarman juga mengaku menyetor penjualan terhadap Jaga Sipayung.

Upah penjualan kupon yang diterima Sadarman untuk penjualan kupon sebesar 25 %. Saat diringkus, sejumlah barang bukti diamankan seperti 2 buah bloc notes yang didalamnya terdapat angka tebakan judi jenis togel, 1 lembar potongan karbon warna biru, 2 buah pulpen warna hitam, uang pecahan Rp 188.000

Selanjutnya unit Jatanras Polres Simalungun membawa pelaku dan barang bukti ke Kantor Sat Reskrim Polres Simalungun untuk diproses lebih lanjut. Terhadap Sadarman terancam pasal 303 ayat (1) dari KUHPidana dengan hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan denda Rp 24 juta.

“Sampai sekarang kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap sang bandar jaga sipayung. Karena saat dilakukan pengejaran, jaga sipayung telah melarikan diri.” Tandas Kanit Jatanras Polres Simalungun Iptu Hengky B Siahaan.

TIM

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker