Buruh

Kecamatan Bintan Timur Pelanggaran Pemilu Terbanyak

BINTAN,MEDIATRIAS.com– Ketua bawaslu Bintan Febriadinata menyampaikan, pelanggaran terbanyak diwilayah Kecamatan Bintan Timur, terparahnya adalah terjadi pelanggaran hilangnya C1 Plano pada TPS 12 di Sei Lekop, berubahnya angka perolehan suara pada caleg, Rabu (18/12/2019).

“Kita sudah panggil 18 saksi, salah satu PPK nya sudah diberikan sanksi, namun yang bersangkutan naik banding dan diputuskan bebas,” ungkap Febri saat menyampaikan materi di Convention Bhadra Resort.

Disamping itu ada juga dugaan pelanggaran terjadi diwilayah kecamatan teluk sebong yang dilakukan oleh anggota BPD ikut dalam kampanye, namun tidak seperti di Bintan Timur.

“Kita lakukan kajian, ternyata yang bersangkutan masuk anggota partai politik, namun didalam undang-Undang hanya mengatur pengurus partai politik, jadi kita hentikan,” kata Febri.

Selain itu, dalam pileg 2019 ada juga ditemukan pelanggaran netralitas ASN dibintan. Dua ASN diduga ikut mendukung pasangan calon, sedangkan Berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Kordiv PHL dumoranto Situmorang menatakan, pada pelaksanaan pileg dan pilpres 2019, untuk dibintan tidak ada penggaran administrasi.

“Sebelum terjadi pelanggaran, kita selalu berupaya melakukan pencegahan,” beber Dumoranto.

Bawaslu Bintan, lanjutnya pada pilkada 2020 akan turun langsung ke tingkat RT/RW menyampaikan sosialisasi supaya masyarakat paham akan pendidikan politik.

Kordiv SDM Ondi Dobi Susanto memaparkan, Bawaslu Bintan juga meminta kepada masyarakat apa bila ada jajaran dibawahnya yakni Panwascam, PPL bermain kepada salah salah satu parpol hendaknya melaporkan kepada Bawaslu.

“Tentunya didasari dengan bukti yang menguatkan, disini akan kami tindak lanjuti, kami tetap bersikap terbuka untuk siapa saja,” terangnya (jo)

“Kalau ada yang melihat bagi-bagi uang pada pilkada nanti yang dilakukan tim salah satu calon, atau kampanye di tempat ibadah, jangan sungkan untuk melaporkan, kita jaga pemilu tetap kondusif,” timpalnya.

Diakhir rakor tersebut suasana kembali hidup dengan sesi tanya jawab oleh wartawan, LAM, dan ormas lainnya mengenai seputar pelanggaran pemilu.(jo)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close