Sorot Hukum

Memburu Rupiah..”Gelper  Marak di Batam Membuat Resah Masyarakat”

BATAM,MEDIATRIAS.com – Hasil pantauan awak media ini, saat berada beberapa lokasi pada hari minggu ( /01/2019) pukul ; 02.00 wib dini hari. Di kota Batam Provinsi kepulauan riau.Terlihat dari kebaradaan gelper seperti di lokasi komplek ruko pasar Fanindo percis di sebelah Permata Bank Sagulung, Stella indah zone komplek ruko mitra mall blok D2 no 7 dan gelper percis di holliwood lama depan hotel utama nagoya ,begitujuga di lokasi gelper  formosa HOTEL dan  merupakan salah satu permainan ketangkasan mesin elektronik berbaur perjudian dengan cara tukar koin yang berhadiah jumlah uang tunai tanpa di kenakan pajak pendapatan daerah.

Maka sudah tak heran lagi, keradaan bentuk perjudian gelanggang permainan (Gelper) di kota batam, yang terus menjamur di daerah kota industri tersebut, menjadi tempat Gelper, selalu Kian meresah kan warga terutama para ibu-ibu rumah tangga (irt) di mana para suami nya selalu berada di lokasi tak kunjung pulang kerumah.Saat investigasi team, terkait perizinan gelper sangat di curigai tidak mengantongi izin lokasi, mengacu pasal 303 KUHP di atur sesuai tindak pidana perjudian di kota batam kepulauan riau.

Dan Melalui pengawasan dan pengaduan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) kota batam di pertanya kan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku izin usaha lokasi tidak sesuai di lapangan.Di mana juga dalam peraturan daerah (perda) NO 3 Tahun 2003 atas perubahan NO 17 Tahun 2001, terkait kepariwisataan kota batam, untuk gelper yang tidak mengantongi izin, akan di serah kan pada Asosiasi Pengusaha Gelanggang Per-Mainan Anak ( APEGMA), sesuai perda NO 17 Tahun 2001 terkait pariwisata kota batam, pasal 38 ayat (2) ; mengatur kawasan wisata terpadu eksklusif di tujukan hanya untuk wisata pada suatu kawasan khusus dan jauh dari wilayah pemukiman penduduk.Mengacu Pasal 303 KUHP terkait perjudian, Agar untuk di tindak lanjuti sesuai peraturan daerah tersebut, sebagai mana mengatur kedalam suatu kawasan khusus di peruntukan bagi wisata manca negara menjadi tempat perjudian.

Dalam Pengawasan dari Dinas pariwisata dan kebudayaan (DISPARBUD) kota batam harus benar-benar bertindak, apa bila tidak pernah mengeluarkan izin gelanggang permainan(gelper), bersama kabid bidang prasarana dan objek wisata Dinas parawisata dan kebudayaan, harus benar-benar tindak langsung para penyedia tempat judi tersebut

Maka perjudian, jelas dari tindak pidana di kenakan pasal 303 jo pasal 303 bis jo 55 KUHP, terkait perjudian bentuk gelanggang permainan (gelper).(ag)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker