Sorot Hukum

Mucikari Bukit Senyum Pekerjakan Anak Dibawah Umur Sebagai Esek-Esek

BINTAN,MEDIATRIAS.com– Baru beberapa bulan lokalisasi Bukit senyum di Tanjung Uban resmi ditutup, namun secara diam-diam beroperasi kembali. Kini pemilik Karaoke mendatangkan 3 orang dari bandung yang statusnya masih dibawah umur dipekerjakan sebagai bisnis esek-esek, Senin (16/12/2019).

3 orang anak dibawah umur masing-masing berinisial S (13), P (16), N (17) dan A (23) dijual kepada lelaki hidung belang yang haus akan nafsu.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin menyampaikan, mendengar informasi itu langsung mendatangi lokasi tersebut dan langsung mengamankan 2 mucikari ZA (43) dan NA (35). Kata Kasatreskrim, terbongkarnya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ini berawal dari informasi masyarakat.

“Saat itu kita amankan ZA sebagai mucikarinya, setelah kita kembangkan berhasil kita amankan lagi NA,” ujar Agus saat prees rilis di Mapolres Bintan.

Lebih lanjut Kasatreskrim menjelaskan, para korban asal Bandung Jawa Barat ini mulanya dijanjikan bekerja sebagai pelayan toko di Tangerang oleh tersangka NA. Setelah para korban terlilit hutang, pelaku NA menawarkan para korban kerja sebagai pemandu lagu dengan gaji Rp 1,5 juta/bulan.

“Semua identitas para korban sudah dipalsukan termasuk nama dan usia serta statusnya yang belum menikah sudah menikah. Kita mengamankan kopian kutipan akte nikah,” ujarnya.

Atas perbuatannya itu, Polisi menjerat pelaku dengan dugaan melanggar Pasal 2 ayat 1 dan 2 UU 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang atau Pasal 83 juncto Pasal 76 f UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahum 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.(jo)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close