News

Rumah Sakit Griya Medika Tolak Mentah-Mentah Seorang Ibu Dan Anak Balita

BATAM,MEDIATRIAS.com-Seharusnya sebuah legalitas dan aktifitas usaha yang mengatas namakan Yayasan (biasanya dipakai oleh Rumah Sakit) tentu memiliki prinsip dan pandangan hidup sosial kemanusiaan, serta akal sehat yang dapat dicontoh.

Akan tetapi bagaimana halnya dengan Yayasan “Rumah Sakit Griya Medika” domisili Sei Panas persis di depan seberang jalan Mie Tarempa (SP) yang telah menolak pasien secara mentah-mentah tanpa alasan yang jelas dan tanpa rasa kemanusiaan sedikit pun yang dialami oleh seorang ibu rumah tangga berusia 35 tahun dan anak balitanya berusia 1 tahun 8 bulan, setelah menerobos hujan yang sangat deras dan lebat…Memprihatinkan Terjadi pada tanggal 31 Mei 2019 pukul 19.48 Wib.

An nama ibu rumah tangga tersebut dan Fi nama anak balitanya mengungkapkan rasa kecewanya melalui awak media ini, awalnya kami berobat di Alam Sehat kemudian dirujuk ke RS.Griya Medika klinik THT untuk anak saya yang masih kecil. Dan setelah berbuka puasa, pukul 18.50 Wib kami telpon ke rumah sakit menanyakan klinik THT buka sampai jam berapa dan bisa tak pesan nomor pendaftaran karena kami dalam perjalanan dari Taman Raya ke Rumah Sakit Griya Medika Sei Panas membawa anak kecil dan kondisi cuaca gerimis..

Kemudian dijawab oleh karyawan rumah sakit, klinik THT buka sampai jam 9 malam dan tidak bisa pesan nomor daftar karena lebih baik datang langsung, katanya (percakapan via telpon 0778 473266 RS.GM).

Perjalanan kami lanjutkan sampai lampu merah Gelael kondisi hujan sangat deras dan lebat membuat anak saya nangis teriak takut suara gemuruh hujan, juga jarak pandang terganggu, jadi kami berteduh di deretan ruko Gelael. Dan kami pun telpon lagi ke rumah sakit (pukul 19.37 Wib) bahwa kami sudah sampai lampu merah Gelael.

Dan dijawab oleh karyawan, jangan lama karena klinik buka sampai jam 9 saja.

Selang 2 menit kami jalan lagi menerobos hujan sebab jaraknya tinggal 300 meter ke RS Griya Medika.

Dan pukul 19.47 Wib kami sampai di RS.Griya Medika tapi betapa kagetnya juga heran ternyata ditolak mentah-mentah oleh pihak rumah sakit tanpa alasan yang jelas dan tanpa menoleh sedikitpun, apa lagi melihat keadaan kami membawa berkas rujukan dan membawa anak balita yang masih terus menangis…

Tapi kami coba lagi memohon kebijakan pihak rumah sakit…namun jawabannya “Dokter malah marah-marah pendaftaran sudah ditutup…katanya melalui karyawan,” hampir membuat kami lepas kontrol emosi atas jawaban pihak rumah sakit.

Sang ibu bertanya lagi, kami sudah telpon ada 4 kali, sebenarnya klinik THT buka sampai jam berapa dan pukul 19.47 Wib apakah benar sudah ditutup..? Kalau boleh tau siapa nama dokter THT atau pengawas rumah sakit ini…?? Inikah namanya pelayanan kemanusiaan…Kami berobat bayar bukan gratis…! (Karyawan RS.GM hanya diam tertunduk). Akhirnya dengan rasa kesal, lelah , marah dan kecewa sang ibu membawa anak balitanya yang masih menangis keluar ruangan kembali ke rumahnya.

Dari pantauan awak media ini secara patut dipertanyakan, Apakah nama besar sebuah Yayasan yang tertera pada RS. Griya Medika domisili Sei Panas hanya sebuah kedok atau topeng semata…Dan sudah sesuaikah standar Pelayanan kemanusiaan di RS Griya Medika, sehingga tega menodai nilai-nilai kemanusiaan dan mengecewakan menyakiti seorang ibu dan anak balitanya warga masyarakat Batam yang telah bersusah payah menerobos hujan sangat deras dan lebat serta berobat pun bayar bukan gratis..namun ditolak mentah-mentah oleh pihak RS Griya Medika..? (redme,r)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker