News

Tiga Hari Menghilang, Guru Les Ganesha Operation Ditemukan Tewas

LARAS,MEDIATRIAS.com – Suasana Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun mendadak heboh. Pasalnya sesosok jasad guru cantik ditemukan tewas didalam parit saluran irigasi, Sabtu (22/12) sekira pukul 17.00 WIB.

Informasi dihimpun dari rekan kerjanya, korban merupakan guru les private Bahasa Indonesia di Ganesha Operation (GO) Cabang Perumnas Batu Enam, Nagori Sejahtera, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Guru cantik ini bernama Elfi Manik (26) tinggal di Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Sebelum tewas, korban terakhir terlihat dijemput mantan pacarnya pada hari Rabu lalu (19/12) sekira pukul 17.30 WIB. Semenjak hari itu, korban dinyatakan hilang.

“Korban guru les di ganesha opration bang. Terakhir bertemu hari rabu sore kemarin usai rapat. Seorang guru disini melihat korban berboncengan dengan mantan pacarnya. Semenjak hari itu, dia tidak ada kabar.” ungkap IS (29) rekan korban mengajar.

Dikalangan guru, korban dikenal sebagai sosok pendiam. Tak pernah sedikitpun terpancar senyum diwajahnya. Seakan memiliki masalah, korban sering terlihat melamun, takkala usai jam belajar. Namun hari itu sangat berbeda, usai mengajar korban terlihat gembira.

“Korban orangnya pendiam bang. Usai mengajar, dia sering terlihat termenung. Namun sore itu kami melihat dia sangat gembira. Tak disangka, kegembiraannya hari itu menjadi hari terakhir pertemuan kami,” ujarnya bernada sedih.

Penemuan mayat guru tersebut juga meninggalkan misteri bagi masyarakat sekitar lokasi tempat tinggal korban. Informasi dari warga ternyata Elfi Manik perantau dari Kabupaten Samosir. Korban mengontrak rumah di Nagori Laras Dua.

“Kematian korban masih misteri bang, soalnya dia tidak memiliki musuh dikampung ini. Kalau aslinya, dia warga kabupaten samosir, sebab orang tuanya tinggal disana,” jelas A Saragi.

Ketika dikonfirmasi awak media terkait temuan sesosok jasad wanita muda didalam saluran irigasi, Kapolsek Bangun AKP Putra Jani mengatakan jika korban meninggal diduga karena dibunuh,

“Dugaan sementara korban meninggal karena dibunuh. Tubuh Korban ditemukan telah membengkak dalam saluran irigasi. Saat ini, jasad korban masih di ruangan jenazah RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar”, ujar Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba.

JT

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker