15 Warga Tanjung Pinang Positif Covid-19

  • Whatsapp

TANJUNG PINANG,MEDIATRIAS.com – Kembali, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanjung Pinang merilis 15 warga Tanjung Pinang positif Covid-19, terdiri 9 (sembilan) laki-laki dan 6 (enam) perempuan. Total jumlah warga positif hingga Kamis, (22/10/2020), berjumlah 365 Orang. Temuan ini hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di BTKL PP Batam dan RSAL Tanjung Pinang.

Wali Kota Tanjung Pinang, yang juga Ketua Tim Penanganan Covid-19 Tanjung Pinang, Rahma, mengatakan, 15 warga positif tersebut terdiri SM (61), perempuan, warga Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota. Yang bersangkutan bergejala, namun tidak ada riwayat perjalanan dan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSAL Tanjung Pinang.

Bacaan Lainnya

“Kemudian, FA (28), perempuan, warga Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Pasien juga bergejala, dan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19, saat ini pasien melakukan isolasi mandiri,” kata Rahma.

Pasien lainnya, IK (49), perempuan, warga Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19, saat ini pasien melakukan isolasi mandiri.

DS (37), perempuan, warga Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19, saat ini pasien melakukan isolasi mandiri.

SU (37), perempuan, warga Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, bergejala. Namun tidak ada riwayat kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19, saat ini pasien melakukan isolasi mandiri.

SS (55), perempuan, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19, saat ini pasien melakukan isolasi mandiri.

JA (39), laki-laki, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tidak bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSKI Galang, Kota Batam.

AL (24), laki-laki, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tidak bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSKI Galang, Kota Batam.

AA (26), laki-laki, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tidak bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSKI Galang, Kota Batam.

SA (26), laki-laki, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tidak bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSKI Galang, Kota Batam.

GR (29), laki-laki, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tidak bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSKI Galang, Kota Batam.

AM (26), laki-laki, warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tidak bergejala. Yang bersangkutan kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini pasien dirawat di RSKI Galang, Kota Batam.

“Demikian juga dengan AP (34), SE (30), AR (36), laki-laki. Ketiga pasien merupakan warga Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota. Pasien tidak bergejala, namun kontak erat dengan salah seorang pasien positif Covid-19. Saat ini dirawat di RSKI Galang, Kota Batam,” ungkap Rahma.

Dinas Kesehatan PP dan KB Kota Tanjung Pinang secara rutin melaksanakan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien konfirmasi. Dan, bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di BTKL PP Batam.

”Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini,” pinta Rahma.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan secara disiplin pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama. Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.

“Bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Selama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu memakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun,” tutup Rahma. (P)

loading...

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *