353 Pengawas TPS Sebintan Dilantik, Bawaslu: Mari Kita Kawal Pilkada yang Berintegritas

  • Whatsapp

BINTAN,MEDIATRIAS.com – Pembentukan Pengawas Adhoc tingkat TPS telah dilantik, sebanyak 353 Pengawas TPS se-Kabupaten Bintan dilantik oleh Panwaslu Kecamatan secara serentak dimasing – masing Kecamatan pada tanggal (16/11/2020).

Hanya Kecamatan Bintan Timur yang melakukan Pelantikan dalam 2 sesi, hal ini dilakukan guna mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19. Kordiv OSDM Bawaslu Kabupaten Bintan Ondi Dobi Susanto menyampaikan bahwa, peserta pelantikan PTPS tidak lebih dari 50 orang.

Bacaan Lainnya

“Untuk 9 Kecamatan di Bintan jumlah PTPS tidak lebih dari 50, hanya di Kecamatan Bintan Timur yang berjumlah 98 PTPS,” sebut Kordiv SDM.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kecamatan Bintan Timur Dedy Sulistio juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melantik Pengawas TPS untuk sesi pertama pada tanggal 15 November 2020,

Kata Dedy, sebanyak 50 PTPS telah dilantik sekaligus dengan Bimtek Pembekalan, lanjut dia, jumlah PTPS Kelurahan Kijang Kota adalah berjumlah 63 TPS sehingga yang harus dilantik sebagai pengawas disana sebanyak 63 orang.

“Tanggal 15 November 50 Pengawas sudah dilantik, sisanya 13 Pengawas TPS Kelurahan Kiko bergabung dengan 3 (tiga) Kelurahan lainya,” terang Dedy.

Dari 591 pendaftar, sebanyak 353 orang lolos seleksi sebagai pengawas TPS di 10 Kecamatan Se-Kabupaten Bintan. Dari jumlah tersebut 213 adalah laki-laki dan sisanya 140 perempuan. Keterwakilan perempuan mencapai 40 persen untuk Kabupaten Bintan.

Masih sebut Ondi masa kerja Pengawas TPS terhitung sejak 23 hari sebelum pemungutan suara. Serta, berakhir 7 hari setelah pemungutan suara.

“Maka tanggal 16 November 2020 merupakan batas akhir untuk melantik Pengawas TPS.” Timpal Ondi.

Selanjutnya nama-nama Pengawas TPS yang dilantik dapat dilihat pada halaman resmi Bawaslu Kabupaten Bintan pada tautan Pengumuman PTPS terpilih.

Kordiv OSDM Bawaslu Bintan meminta agar para Pengawas TPS senantiasa menjaga integritas dan profesional dalam melaksanakan tugas. Profesional, netral, independen, berintegritas adalah nilai-nilai yang harus dipegang Pengawas TPS.

“Jika Pengawas TPS mengalami situasi-situasi sulit atau kendala tertentunya  mereka dapat berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pengawas yang ada di atasnya yaitu Panwaslu Kelurahan/Desa,” tambahnya. (Jo/hms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *