ABD Karim Pinta Kabag Ekonomi Lingga, Said Hendri Untuk Investigasi Pangkalan BBM Sungai Buluh

  • Whatsapp

LINGGA,MEDIATRIAS.com– Dengan adanya keluh kesah masyarakat Kabupaten Lingga terkait kelangkaan minyak tanah untuk masyarakat Kabupaten Lingga, Said Hendri membuka suara, (11-01-2020).

Ia sampaikan, bahwa kelangkaan Minyak tanah tersebut karena keterlambatan pengiriman dari Pertamina ke wilayah Lingga.

Bacaan Lainnya

“Seharus nya tanggal tiga Januari kemarin sudah masuk, namun Insya Allah besok sudah sampai pada penyalur di Sungai Buluh, sehingga akan segera bisa disalurkan kepada masyarakat Lingga “,ujar Nya dikutip awak media melalui jejaring sosial group Info Lingga.

Said Hendri, adalah pejabat pemerintahan Lingga, selaku Kabag Ekonomi yang baru saja dilantik oleh Bupati Lingga, H Alias Wello sejak 7 Januari 2020 lalu.

Ia juga menjelaskan keinginan nya untuk dapat mengatasi permasalahan BBM di Lingga. Selain itu penyebab lain dari keterlambatan adalah karena penyalur kurang cekatan dan lalai dalam menyiapkan administrasi.

Kemudian pembicaraan tersebut dilanjutkan oleh seorang warga, ABD Karim untuk mendorong Kabag Ekonomi melakukan investigasi pangkalan minyak yang berada di Sungai Buluh.

“Tolong dicek dengan benar penyaluran minyak bersubsidi itu. Ada yang tidak punya kios tapi punya Rekom”,ucap Agus Ramdhan..

Turut diinformasikan nya, konon ada seseorang yang tidak disebutkan namanya, punya Rekom sampai puluhan, ia juga menginginkan agar hal tersebut bisa diterbitkan secara baik, jika hal itu benar ada nya demikian. Harapannya, agar penyebaran BBM dapat merata kepada Masyarakat yang memiliki Rekom.

“Ada harga minyak bensin satu drum dengan volume 180 liter, tapi ada yang mengharuskan membayar seharga volume 200 liter, lain lagi ongkos lori nye. Kasian juga para pengecer BBM Bensin itu. Tolong pak, tegaslah dalam masalah BBM Bersubsidi ini, insha Allah pasti mendapat balasan yang baik Allah”, ungkap ABD Karim. (HK)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *