Akibat Keliru yang Dilakukan KPU Batam,Bawaslu Kepri Respon Sekengketa Pemilu Pasangan Zukriansyah dan Anita

  • Whatsapp

BATAM,MEDIATRIAS.com – Akibat Carut marut kinerja yang dilakukan oleh KPU Kota Batam, dimana masih kelihatan di pikiran kita sebagai masyarakat Batam,bahwa pengurus KPU Batam belum ada setahun dan segar dalam ingatan ,bahwa mereka telah bermasalah dalam menjalankan tugasnya sehingga diberhentikan…..silahkan review..!!!

Dengan arogansi yang terkesan konyol ini,masih bisa terlihat dari surat KPU Kota Batam ke paslon independen Zeta dengan nomor 23/PP.02.2-BA/KPU/II/2019 yang tidak mengerti secara admitrasi dalam sebuah tataran pejabat penyelenggaran pemilu.

Muat Lebih

 

Sementara ,kasus sengketa pemilu pasangan zukriyansyah-anita (ZETA) sedang dalam proses penanganan Bawaslu Batam dan Kepri.Hal ini disampaikan Idris bagian pengawasan KPU Kepri, Jumat (29/02/20).

Keterangan yang di sampaikan Idris, batas waktu penanganan kasus sengketa pasangan ZETA ini yakni 12 hari kerja terhitung setelah adanya aduan pelaporan.

Selain itu Abdul Rahman,SH ,selaku kuasa hukum ZETA, menjelaskan, terkait permasalahan penolakan berkas Dokumen ZETA yang ditolak oleh KPU dikaitkan dengan Isi Silon yang diserahkan berbeda jumlahnya menurutnya, KPU kurang jeli dalam menangangi suatu perkara.

“Artinya Kita melihat bahwa KPU Batam dan KPU Propinsi sendiri tidak jeli, untuk menetapkan ataupun menentukan tahapan daripada kegiatan ini. Bahwa yang dimaksudkan dengan syarat dukungan itu adalah syarat dukungan masyarakat berdasarkan daftar pemilih tetap diwilayah masing-masing.

Dianya juga menambahkan bahwa, formulir B1,1KWK . Ternyata hasil Verifikasi KPU terhadap formulir B1.1.KWK Kita hasil yang didapatkan 52.800 suara, artinya ini sudah melebihi daripada ketentuan dan berdasarkan peraturan KPU no 18/2019 semestinya pada saat verifikasi dan mendapatkan angka terakhir 52.800 suara itu KPU sudah harus membuat berita acara penetapan pasangan Zukriyansayah dan Eka sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota dalam daftar pemilihan di kota Batam tahun 2020 itu, yang semestinya dilakukan oleh KPU, “tegasnya.

Redaksi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *