Alamak..Dua Kobelco Lagi Kupas Lahan, Buka Tambang Pasir Lagi di Kawal, Padahal Satu Tersangka Belum Divonis

  • Whatsapp

BINTAN,MEDIATRIAS.com– Meskipun tambang pasir ilegal dibintan sudah ditertibkan olah aparat gabungan TNI-Polri, Distamben Provinsi dan Satpol PP Bintan kemarin, tampaknya hal itu tidak membuat efek jera bagi pelaku perusak alam yang menjarah hasil alam tanpa adanya retribusi ke pemerintah daerah, Kamis (13/8/2020).

Pasalnya, terlihat Dua alat berat tengah mengupas lahan di wilayah Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, mereka membuka lokasi baru, tidak jauh dari tempat penertiban yang dilakukan aparat gabungan beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Memang, dari depan jalan raya lokasi itu tidak terlihat, bahkan sebagian jalan pun sudah ditutup dengan ranting kayu, supaya dapat mengelabui aparat penegak hukum agar tidak menilik kelokasi itu lagi. Karena letak lokasi pengupasan lahan itu jauh berada didalam gang.

Diduga lokasi pengupasan lahan itu milik salah satu pengusaha toko matrial di Tanjungpinang. Meskipun hingga sekarang ini, Satu tersangka sudah ditetapkan namum belum dijatuhi divonis, sepertinya para pelaku tersebut kebal hukum dan terus mengambil hasil alam tanpa mempertimbangkan efek kedepannya.

Saat media ini menemui salah satu warga yang lokasinya tidak jauh dari tempat pengupasan lahan tambang pasir ilegal tersebut, dia mengatakan, baru-baru ini datang Dua alat berat yang digunakan untuk mengupas lahan, membuang pasir dasar berwarna hitam agar hasil tambang itu dapat diambil dan dipasarkan lagi ke Tanjungpinang dan Bintan.

“Belum lama kobe itu disini, kalau mau cari pasirnya dikupas dulu lahannya, pasir yang bagus ada dibawah,” terang dia.

Kata dia, sebelumnya aparat kepolisian pernah melakukan razia di tempat itu, namun entah bagaimana lokasi tersebut kembali beroperasi dengan mengupas lahan di sebelahnya.

“Kemarin ada aparat penegak hukum menertibkan tambang pasir disini, tapi ini nampaknya mau buka lagi, mungkin sudah ada izin,” tambah dia.(tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *