Apakah Benar Tuak Aren Bisa Jadi Hand Sanitizer Dan Penangkal Virus Corona

  • Whatsapp

MEDAN,MEDIATRIAS.com-Tuak atau air tuak yang dihasilkan dari Pohon Arena tau Pohon Bagot (penyebutan nama pohon aren di Tanah Batak) ternyata bisa dipergunakan untuk menghalau virus corona atau Covid-19 yang sedang menggegerkan dunia belakangan ini akibat dampaknya yang dapat mematikan.

Selain itu, dari pepohonan yang banyak tumbuh subur di berbagai wilayah di Indonesia itu, khususnya di Kawasan kota pematang siantar (KDT), tuak bisa dijadikan hand sanitizer atau cairan pencuci tangan untuk membersihkan mikroba, bakteri dan virus.

Bacaan Lainnya

“Tuak bisa dijadikan sebagai cairan membersihkan tangan sebagai hand sanitizer. Juga, bisa diminum secukupnya, untuk membersihkan mikrobra berupa bakteri dan virus yang masuk ke dalam mulut dan tenggorokan, seperti membersihkan virus corona yang sedang terjadi di seluruh dunia,” ungkap pria yang sudah 20-an tahun menjadi peneliti aren itu.

Hal itu ditegaskan Peneliti Pohon Aren jebolan Institute Pertanian Bogor (IPB), yang sekaligus President Green Ecosystem Organization for Clean Environment (Geoforce) Jainal Pangaribuan, di Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (24/03/2020).

Dia juga menyampaikan, pohon aren atau bagot, sangat efektif menjadi tempat menghalau virus di udara. Sebab, daun-daun aren, pelepah dan ijuk yang dihasilkan pohon aren, sangat efektif menangkal penyebaran berbagai jenis virus, termasuk menangkal virus corona.

“Pelepah dan ijuknya saja bisa menampung virus dan akan bersarang di sana, sampai usia virus itu mati. Selain itu, oksigen yang dihasilkan pohon ini, akan sangat membantu menghadapi penyebaran virus,” jelas Jainal Pangaribuan.

“Kami telah mencoba dalam satu minggu ini, ijuknya bisa dibuat topi untuk menangkal virus. Air tuaknya untuk cuci tangan bahan hand sanitizer. Dan tuak juga diminum secukupnya, untuk menghalau bibit bakteri atau virus di rongga mulut dan tenggorokan,” ungkap Jainal Pangaribuan.

Nah, di Kawasan Danau Toba (KDT) tanah berbatu dan curam juga banyak. Tanah-tanah yang selama ini dianggap kurang produktif bisa ditanami juga dengan pohon aren. Supaya produktif.

”Jika sudah berusia 2 hingga 3 tahun, Jainal Pangaribuan mengatakan, tidak kurang dari 200 liter oksigen per hari yang diproduksi oleh satu pohon aren.” tutupnya ( Dion lingga )

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *