Bupati Karimun: Jadikanlah Masjid Ini Menjadi Pemersatu Umat Bukan Untuk Menjadi Pemecah Belah Antar Umat Beragama

  • Whatsapp
loading...

KARIMUN,MEDIATRIAS.com – Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si, menghadiri Doa Selamat dan Tasyakuran Penggunaan Masjid Hijir Ismail Islamic Center di Kecamatan Kundur. Kamis, ( 2/7/2020 ).

Masjid Hijir Ismail Islamic Center Ini di bangun sebagai salah satu kenang – kenangan selama 5 tahun kepemimpinan Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si. sebagai Bupati Karimun.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Karimun mengatakan bahwa Bupati terdahulu sudah membangun 2 Masjid yang besar di Karimun yaitu, Masjid Agung yang terletak di Jalan Poros dan Masjid Baitulrahman yang terletak di Teluk Air Karimun.

“Pada Kepemimpinan Alm. H. Muhammad Sani Bupati Pertama, beliau telah membangun Masjid Agung Karimun di Pulau Karimun dan pada Kepemimpinan Bapak. H. Nurdin Basirun, Bupati ke Dua, juga telah membangun Masjid Baitulrahman di Pulau Karimun. Oleh karena itu, tidak ada salahnya didalam kepemimpinan Saya sebagai Bupati Karimun, juga membangun Islamic Center yang berada di Pulau Kundur”, ucap Aunur Rafiq.

Lanjut Bupati, Harapan saya dengan di bangunnya Gedung Islamic Center ini nantinya dapat menjadi Pusat Religi yang berada di Kabupaten Karimun Khususnya Pulau Kundur.

“Jadikanlah Masjid ini sebagai Masjid yang nantinya menjadi pemersatu umat, bukan untuk menjadi pemecah belah antar umat beragama,” harap Bupati Karimun.

Bupati juga mengatakan, bahwa pembangun di Islamic Center masih banyak lagi yang harus dibenahi kedepannya.

“Kedepannya karena ini menjadi Islamic Center, kita akan membangun rumah taqfis, rumah imam nya, rumah penjaga Masjid. Kemudian kita juga akan membangun ibtidaiyah nya, Tsanawiyah, bahkan Aliyah sampai ke Perguruan Tinggi nya” kata Aunur Rafiq ketika dikonfirmasi Awak Media.

Untuk peresmian Islamic Center, Bupati Karimun menginginkan kalau bisa diresmikan oleh Menteri Agama RI.

“Saya menginginkan kalau bisa Islamic Center ini diresmikan oleh bapak Menteri Agama. Sebenarnya kita sudah berkomunikasi dan bapak Menteri sudah bersedia hadir, tapi begitu terjadi wabah Covid-19 ini terpaksa ditunda. Tinggal kita menunggu kapan bapak Menteri bisa hadir”, jelas Aunur Rafiq kepada Awak Media.

Turut hadir dalam acara, Kadis PUPR, Kadis Kepemudaan dan Olah Raga, Kakan Menag Karimun, Kabag KomHumas, Kabag Kesra, Camat, Lurah/Kepala Desa, Tokoh Adat dan Tokoh Agama. (Gabe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *