Diduga, Anggaran Bantuan Paket Sembako Covid-19 di Mark-Up Penyelenggara

  • Whatsapp

KARIMUN,MEDIATRIAS.com-Pemerintah Kabupaten Karimun telah menyalurkan Paket Sembako Gratis sebanyak 35.000 Paket, kepada masyarakat terdampak Pandemi Covid-19. Bantuan paket sembako yakni 10 Kg Beras merek Naruto, 1 Kg Gula Pasir, 1 Kotak Mie Instan dengan merek Intermie, 1 Bungkus Minyak Goreng merek Siip.

Melihat bentuk bantuan Pemerintah tersebut menimbulkan kecurigaan, pasalnya setelah masyarakat menerima bantuan dan membandingkan harga di pasaran jauh beda.

Bacaan Lainnya

Asumsi yang berkembang di tengah tengah masyarakat bahwasanya total nilai bantuan tersebut tidak sampai Rp.200.000 per paket sembako.

Dari hasil investigasi awak Media dilapangan, diduga ada Mark-Up Anggaran di harga Paket sembako tersebut. Sebab harga yang dibuat Distributor CV. Utama Sembada Abadi, jauh berbeda dengan harga yang ada dipasaran.

Untuk 1 paket sembako harganya Rp. 200,000 (Dua Ratus Ribu Rupiah). Distributor membuat harga, Beras Naruto 10 Kg seharga Rp.130.000, Minyak Goreng merk Siip Rp.13.000, 1Kg Gula Pasir 1 Kg Rp. 17.000, dan 1 Kotak Intermie Rp.40.000.

Sebagai pembanding harga sembako dibeberapa toko sembako di Karimun, Harga Intermie Rp.35.000 1Dus, Minyak Goreng Siip 1 Kg Rp.10.000, Gula Pasir 1 Kg Rp.14.000, sedangkan Beras Naruto tidak ditemukan di toko sembako di Karimun.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Syaprudin, selaku Panitia Penyelenggara, ketika dikonfirmasi Mediatrias.com melalui pesan Whatsap telepon selulernya,Rabu (13/5/2020), tidak ada jawaban alias bungkam, sehingga semakin kuat dugaan adanya Mark-Up Anggaran di Pengadaan Paket Sembako tersebut.

Dalam hal ini, diminta kepada pihak penegak Hukum agar segera mengusut tuntas permasalahan ini. Karena Pemerintah Pusat sudah menyampaikan bahwa dalam penyaluran Bantuan untuk dampak pademi Covid-19 harus transparan. ( Tim-red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *