Diduga Sengaja Tak Jalankan Tupoksi. Pangulu Kerasaan ll. Dilaporkan

  • Whatsapp

SIMALUNGUN,MEDIATRIAS.com-Direcktur Executif Lembaga Advokasi Hukum Komid Tipikor Randy H Tampubolon.SH.memebrikan keterangan kepada crew Mediatrias tentang laporannya atas Pangulu (Kepala Desa -Red) ke Kejatisu.

“ Benar pangulu itu sudah kita laporkan secara resmi ke kejatisu.laporan No. 207/Lapdu/K-TPK/II/03/2020 tanggal 20 Maret 2020.”yang kita laporkan dugaan Penyalahgunaaan wewenang jabatan.dimana Pangulu Kerasaan II diduga dengan sengaja menghilangkan Tugas Pokok dan Fungsinya sebagai Pangulu Kerasaan II pada setiap hari kerja. Sejak pangulu tersebut terpilih menjadi pangulu. Itu disebabkan karena pangulu tersebut lebih mengabdi kepada Perusahaan (PT.Sipeff Indonesia- Kerasaan Estate) dengan kata lain lebih penting jabatannya dalam Perusahaan dari pada Pangulunya.

Muat Lebih

Pangulu adalah Pejabat Negara dalam tingkat Desa yang bertanggung jawab terhadap Pengelolan Anggaran Negara melalui Dana Desa dan atau Dana Bantuan lain yang diperuntukkan dalam Pembangunan desa baik itu secara Phisik maupun dalam Pemberdayaan masyarakat desanya. Dengan sengaja dihilangkannya Tupoksinya sebagai Pangulu ,menurut hemat kami pangulu tersebut itu sudah sangat nyata merugikan Keuangan Negara.Bagaimana mungkin Negara tak dirugikan kalau Gaji /Honor diterima Pangulu setiap bulannya tetapi Pangulu tak pernah menjalankan Tupoksinya sebagai pangulu setiap hari pada jam kerja dan tidak pernah berada dikantor Pangulu. Kalau begini kan jadi terhambat semua pembangunan didesanya. Ucap Randy (24/03/2020).

Hal senada juga disampaikan AM salah seorang warga nagori kerasaan II kepada crew Mediatrias.com(25/03/2020) disalah satu warung dihuta Bah Bayu “gak jelas juganya pangulu ini bang. Dana Desa (DD) dibikin Bumnag tapi semua dikuasai pangulu. Yang mengelola Bumnag semua keluarga Pangulu.ada Kambing.Lembu Keyboard.Pangkalan Gas itu semua kata pangulu Bumnag bang.
Pangulu Kerasaan II Rudi Hartono ketika dikonfirmasi tentang Hal ini (26/02/2020) dengan enteng menjawab “ ya kalau aku disuruh milih ya jelas aku milih dan pertahankan jadi karyawan Sipeff karena itu dapurku. Jadi Pangulu ini kan bikin capek semua semua salah” ucap pangulu.

Sementara Humas PT Sipeff Suherman ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan dalam kapasitasnya pak Rudi Sebagai Karyawan, yang berhak mengambil keputusan adalah pimpinan perusahaan. Kita sebagai Humas hanya menjaga bagaimana hubungan perusahaan dengan mayarakat sekitar bisa nyaman satu sama lain .

Lembaga Advocasi Hukum Komid Tipikor mendesak Kejatisu segera memeriksa semua pihak pihak terkait persoalan dimaksud. Baik Pelapor Maupun Terlapor sebagaimana yang tertuang dalam surat laporan No. 207/Lapdu/K-TPK/II/03/2020 tanggal 20 Maret.yang ditembuskan juga kepada Manager PT.Sipeff Indonesia- Kerasaan Estate. (Kur/tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *