Insan Pers Natuna Berbagi Sembako di Dusun Segeram

  • Whatsapp

NATUNA,MEDIATRIAS.com – Banyaknya tumpukan kantong plastik hitam, tersusun rapi di dalam mobil Doubel Kabin yang akan membawa bantuan Sembako dari Insan Pers Natuna berbagi .

Dan belasan jumlah Jurnalis Perbatasan, berkumpul guna melakukan persiapan menuju dusun Segeram guna berbagi Tali Asih dari Insan Pers Natuna , Kamis (21/05/20) pagi .

Muat Lebih

Maklum, dusun yang berjarak +40 km dari pusat kota Ranai, memiliki jalan berlubang dan berlumpur, sehingga memakan waktu 2 jam lebih.

Karena akses ke lokasi, baru dibuka 3 tahun lalu, lewat TMMD(Tentara Manunggal Masuk Desa).

Sepeninggalan TMMD, pembukaan jalan tembus ke desa klasik, belum ada tindak lanjutnya. Oleh sebab itu, mobil yang digunakan harus Doble Kabin ucap Asonangan Lubis , selaku Ketua Tim Koordinator Insan Pers Natuna berbagi.

Jika dulu masyarakat Segeram, harus pakai transportasi laut, untuk menuju Sedanau, kecamatan Bunguran Barat, maupun ke Ranai, guna membeli keperluan sehari hari, dengan biaya mahal. Belum lagi Jika musim Utara tiba, dusun ini akan terisolir, karena tidak akan ada pompong yang berani berlayar.

Namun berkat adanya TMMD, akses jalan darat sudah terbuka.

Melihat situasi ini, puluhan pers Natuna berimpati, untuk membagikan Rezki guna diserahkan kepada warga Segeram. Sebanyak 34 KK penghuni dusun Segeram, dipastikan kebagian bantuan .

Pers Natuna berbagi pun, telah menyiapkan 34 paket sembako. Selain sembako pers Natuna juga memberikan uang sagu hati bagi mereka yang dikategorikan warga miskin, Janda dan orang tua jompo.

Adapun jumlahnya sekitar 12 Kepala Keluaraga warga tak mampu, akan kita beri uang sagu hati, tutur koordinator Insan Pers Natuna Asonang Lubis kepada kawan wartawan saat dijumpai yang sedang bersiap siap mau berangkat menuju dusun Segeram Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna .

Heru merupakan guru honorer di SD Segeram, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pers Natuna terhadap warga Segeram.

” Saya mewakili masyarakat Segeram yang jumlahnya 34 KK, sangat berterima kasih atas kepedulian Pers Natuna terhadap warga ini” ucap Heru saat dihubungi lewat selulernya.

Bantuan ini, merupakan ketiga kalinya sampai ke dusun kami. Pertama dari Yayasan guru perbatasan, kedua dari Kapolres dan ketiga dari insan pers. Diakuinya untuk bantuan dari pemerintah pusat belum ada imbuhnya.

Saya bersyukur dan terima kasih, mengingat penghasilan masyarakat turun draktis, lantaran Covid-19 ini tuturnya.

Mulai dari harga ikan turun, kepiting tidak laku, lantara penampung tutup juga , perekonomian masyarakat tak jalan ungkapnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharpkan, adanya perhatian Pemerintah pusat maupun daerah ke dusun Segeram pungkasnya.(MR/MT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *