Komunitas Sedekah Jumat Simalungun Jalin Tali Asih dengan Kaum Dhuafa

  • Whatsapp
Ketua KSJ Sinakungun dr.Darwin Siahaan MKes didampingi Sekretaris KSJ Herman Maris dan Wakil Ketua KSJ Eripson Ginting membagikan sembako kepada warga di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Ketua KSJ Sinakungun dr.Darwin Siahaan MKes didampingi Sekretaris KSJ Herman Maris dan Wakil Ketua KSJ Eripson Ginting membagikan sembako kepada warga di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

SIMALUNGUN,MEDIATRIAS.com-Relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Kota Pematangsiantar dan KSJ Kabupaten Simalungun, Jumat (3/7/2020) menjalin tali asih dengan kaum dhuafa di dua daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu dengan membagi-bagikan sembako secara langsung sembari bersilaturahmi ke rumah-rumah.

Kegiatan bakti sosial itu dilaksanakan seusai Sholat Jumat di Masjid Mahmudiyah, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Bacaan Lainnya

Sebelum membagi-bagikan sembako ke rumah-rumah kaum dhuafa, seusai Sholat Jumat relawan KSJ terlebih dahulu membagi-bagikan nasi kotak kepada para jemaah dan para pejalan kaki dan pengendara motor yang melintas di jalan Medan-Siantar depan Masjid Mahmudiyah.

Ikut membagi-bagikan nasi kotak, Ustadz H Samin Pane yang akrab disapa Ustadz Sampan, Ustadz H.Farhan, Ketua Umum KSJ Saharuddin, Ketua KSJ Simalungun dr.Darwin Siahaan MKes, Sekretaris KSJ Simalungun Herman Maris, Wakil Ketua KSJ Simalungun Eripson Ginting, Royani Harahap (Bidang Kartini), Ketua KSJ Pematangsiatnar, Novri dan anggotanya.

Ustadz H.Samin Pane didampingi Ustadz H.Farhan menjelaskan, KSJ di Sumatera Utara sudah banyak dikukuhkan, dan KSJ ini adalah binaan AKBP Ikwah Lubis (Kapolres Batu Bara) yang dikenal sebagai figure sangat peduli nasib umat.

Kehadiran KSJ ini lanjut dia, sangat mulia, karena tujuannya tidak lain untuk berbagi dengan sesama umat yang kehidupannya kurang beruntung.

Terutama pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini, kita kata dia harus meningkatkan kepedulian kepada sesama tanpa membeda-bedakan suku dan agama.

Kehadiran KSJ imbuh Ustadz H.Farhan, bukan hanya untuk membantu umat Islam saja, tapi lintas agama, juga membantu yang non muslim, dan kegiatan KSJ diselenggarakan setiap hari Jumat.

“Pengurus KSJ juga banyak yang non muslim. Seperti di Simalungun misalnya,” ujar H.Farhan.

KSJ lanjut dia, dikenal sebagai satu komunitas yang sangat menginspirasi, amanah, nasionalis, mantap dan peduli atau disingkat MANTAP.

“Di Siantar dan Simalungun ini, bakti sosial KSJ yang kita laksanakan adalah edisi yang ke 47, termasuk di Batu Bara, Asahan dan Medan,” ujar H.Farhan.

Untuk Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, lanjut H.Farhan baru pertama ini melakukan bakti sosial.

Rencananya, setelah KSJ Siantar dan Simalungun dikukuhkan Jumat depan, akan dilanjutkan lagi membagi-bagikan sembako untuk warga yang kurang beruntung.

Sedangkan pengukuhan rencananya, akan dilakukan Kapolres Simalungun dan juga Polres Pematangsiantar.

Sementara itu, Ketua Umum KSJ, Saharuddin menyampaikan rasa bangganya atas terbentuknya relawan KSJ di Kota Pematangsiantar dan Simalungun.

Lebih lanjut dia berharap, agar relawan KSJ bekerja dengan ikhlas dan jangan pernah berfikir mendapatkan hasil, karena kegiatan KSJ adalah kepedulian pada sesama manusia.

“Bekerjalah dengan ikhlas, biarlan Tuhan yang membalasnya. Karena Tuhan itu Maha Tahu dan Maha Pemurah,” ujaranya mengakhiri.|| Naga/tim

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *