Lagi Asik Tidur Dirumah Janda, Pria Afganistan Digrebek Puluhan Warga

  • Whatsapp

BINTAN,MEDIATRIAS.com- Ditengah pandemik covid 19 yang melanda tanah air, anjuran pemerintah untuk tetap dirumah, justru berbeda dengan pria pencari suaka asal afganistan ini, dia nekat tidur dirumah janda di kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (21/4/2020).

Sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, warga RT 01/RW 05 Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, menggrebek seorang pencari Suaka asal afganistan sedang tidur dikamar janda anak satu.

Bacaan Lainnya

Pria pencari suaka bertempat tinggal di hotel Bhadra Resort nyaris menjadi amukan warga karna seenaknya tidur satu kamar yang bukan suami istri.

Kecurigaan warga berawal, ketika sering melihat warga pencari suaka itu berlalu lalang kerumah salah satu tetangganya yang sudah menyandang status janda. Merasa berang, akhirnya warga sepakat melakukan penggrebekan dirumah janda muda anak Satu tersebut.

Ketiak dikonfirmasi, Rina Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan kawal membenarkan adanya penggerbekan seorang pencari suaka diwilayah lingkungannya yang sudah meresahkan warga, pasalnya kedua insan yang sedang dimabuk mabuk cinta itu sudah berani tidur satu kamar tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah.

“Iya ada warga yang melapor kalau dirumah tetangganya ada WNA penghuni hotel bhadra Resort sedang tidur disana,” kata Rina.

Rina menyebut, setelah mendapat informasi itu, puluhan warga yang sudah berkumpul penuh emosi yang memuncak, tanpa dikomando langsung  melakukan penggrebekan.

Saat pintu dibuka alangkah kagetnya warga melihat pria pencari suaka asal afganistan itu sedang tertidur pulas didalam kamar seorang janda muda.

“Saat digrebebek pria itu lagi tidur telungkup didalam kamar R,” jelas Rina.

Khawatir terjadi amukan warga, Ketua RT itu langsung menghubungi pihak hotel bhadra agar pencari suaka itu segera dijemput. Rina pun meminta agar pihak hotel Bhadra tidak memberikan izin kepada pencari suaka keluar dimalam hari.

“Kita disini punya aturan, mereka juga punya aturan seharusnya pihak Hotel dan Tim Pora lebih tegas dan jangan biarkan mereka berkeliaran ditengah malam, jangan sampai mereka merusak anak orang dengan kelakuan diluar batas,” tegas Rina.

Dia pun menghimbau agar warganya tidak mudah menerima orang yang belum dikenal, apalagi orang asing yang tidak memiliki identitas diri.

“Jangan mudah menerima orang yang tidak tau asal usulnya, apalagi sampai diajak tidur kerumah,” tandasnya. (Jo)

loading...

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *