Luar Biasa PT.Teckno Dua Bersekala Internasional IPAL Patut Di Pertanyakan…!!!

  • Whatsapp

BATAM,DETIKTIPIKORNWS.com – Ketika Salah satu perusahaan di daerah Kabil kembali menemukan limbah B3 Jenis Cair ,yang di temukan masyarakat dimana pembuangan limbah kedalam parit diduga limbah jenis berbahaya.

Melansir berita sebelumnya,Salah satu warga Kabil berinisial PL saat menghubungi tim media ini pada hari Senin (25/09/2017) mengatakan, kami menduga bahwa limbah tersebut berasal dari PT.TECKNO DUA INDONESIA, membuang limbah ke parit.

Bacaan Lainnya

“ Sunguh mengrikan,Warnanya hitam pekat dan bau nya menyegat mengalir kearah laut “ ujar berinisial PL.

Ketika tim media ini mendatangi PT.Teckno Dua Indonesia pada hari Selasa (26/09/2017) Ramdan Sicurity perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihak management tidak ada dikantor, sedang mengikuti rapat di Pemko Batam.

“ Penjelasan dari salah satu sicurty, Silahkan tinggalkan nomor ponsel selulernya saja mas yang bisa dihubungi, dan kemungkinan ibu Nova sebagai Manager perusahaan dipanggil oleh Pemko Batam ada hubungannya dengan limbah yang dimaksud “ ungkapnya.

Disamping itu bapak Dendi Purnomo kepala Bapedalda kota Batam saat dikonfirmasi media ini menjelaskan secara singkat, masih konfirmasi kepihak PT.Teckno Dua Indonesia lagi cek berkas dokumen lingkungannya, melalui pesan singkat whatsApp nya.

Sampai berita ini berkali-kali di unggah oleh tim media pihak manajemen PT.Teckno Dua belum juga memberikan kerangan berdasarkan lmbah berbahaya yang di buang keparut menuju kelaut tersbut.

“Tidak sampai disitu tim media ini melakukan investigasi dan penelusuran Pembuangan limbah cair kedalam parit yang diduga berasal dari PT.Teckno Dua Indonesia,sistem instlasi pengolahan air limbah (IPAL) patut dipertanyakan?.

Sebelum Dendi Purnomo tertangkap OTT oleh tim syaber Punggli Polda Kepri dianya menjelaskan bahwa PT.Teckno Dua Indonesia sudah memiliki izin lingkungan hidup (UKL – UPL) setelah dilakukan pemeriksaan dokumen perusahaan tersebut.

“ ia juga mnambahkan kalau Sample limbah yang dimaksud sudah kita ambil untuk dilakukan pengecekan dilaboratorium “ melalui WhatsApp nya.

Sementara itu keterangan dari komisi I DPRD kota Batam Harmidi Umar Husein saat dikonfimasi media ini terkait rencana sidak/turun kelokasi PT.Teckno Dua Indonesia, beliau menjawab “ nanti kita atur ya…” melalui pesan singkatnya.

Hingga berita ini diterbitkan pihak PT.Teckno Dua Indonesia belum bersedia dikonfirmasi untuk memastikan apakah perusahaan tersebut telah memiliki instlasi pengelohan air limbah (IPAL) dan berfungsi secara maksimal.

Sampai sekarang ini,dari wakil Rakyat yang di mintai keterangan oleh tim media ini , belum juga memanggil pihak PT.Teckno Dua Untuk di Heringkan.

Reporter : Rd

Editor :Zulham

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *