Mahasiswa PMII,Geruduk ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup

  • Whatsapp

BATAM,MEDIATRIA.com  – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) melakukan aksi demo di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam.

Aksi demo yang dilakukan karena banyak perusahaan membuang limbah B3 sembarangan yang membuat resah masyarakt Diduga baru- baru ini PT Teckno Dua indonesia dan PT Ecogreen oleochemicals, kabil di duga membuang limbah ke area parit hingga mengalir ke laut dan PT IBL juga menimbun limbah B3 di dekat pemukiman warga.

Muat Lebih

Sementara, di tanjung riau terdapat PT. Feen Marine menjadi polemik warga karna aktivitas PT tersebut menyebabkan kebisingan yang sangat mengganggu kenyamanan warga.
Kepala DLH dianggap tidak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melakukan kerusakan lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga.

” Kami meminta agar DLH serius menangani izin untuk Limbah jangan sampai warga terganggu akibat aktivitas PT” ujar kamal selaku ketua PMII .Rabu (16/05/2018).

Dia juga akan melakukan pengawalan sampai masalah ini selesai supaya memberi efek jera kepada para pelaku dan bila perlu akan menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan tembusan Sampai Ke Presiden Republik Indonesia.” Jika tidak ada tanggapan, kami akan adakan unjuk rasa lanjutan” ujarnya.

Dalam aksi demo tersebut Mereka juga menuntut 5 point diantaranya.

1. Kepala dinas lingkungan hidup jangan hanya berkomentar di media tetapi melakukan tindakan nyata.
2. DLH Harus tegas terhadap perusahaan yang terbukti mencemari lingkungan, membuang sampah limbah B3 Sembarangan. Pengerusakan lingkungan merupakan tindakan melawan hukum dan dapat dipidanakan.
3. Tangkap pelaku pembuang limbah B3
4. PT. Feen Marine tidak layak berdiri dekat dilokasi pemukiman jelas melanggar peraturan.
5. Meminta Kepala DLH mundur dari jabatannya karna banyak persoalan limbah tidak mampu diselesaikan.

Reporter : Fn

Editor      :Zulham

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *