Mandi Hujan Dekat Irigasi, Bocah Usia 5 Tahun Terjatuh dan Terbawa Air, Esoknya Ditemukan Meninggal

  • Whatsapp
loading...

SIMALUNGUN, MEDIATRIAS, com-Sungguh malang nasib Anderson Situmorang (5). Anak bungsu dari enam bersaudara ini meninggal dunia saat bermain hujan di saluran irigasi Jumat (14/2) sekira jam 17.00 wib.

Korban tinggal bersama kedua orangtuanya di Nagori Dusun II Lontung, Nagori Palianaopat, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Bacaan Lainnya

Informasi dihimpun dari warga sekitar, sebelum kejadian, korban terlihat bermain hujan bersama temannya Satrio Siahaan (8), dan juga abang kandungnya, Desmon Situmorang (7).

Sewaktu berada di samping irigasi, diduga korban tergelincir, dimana saat itu kondisi masih hujan, irigasi yang menurun disertai debit air cukup deras membuat korban tidak bisa mengendalikan diri untuk berenang,

“Kejadiannya sekira jam 5 sore. Anak itu bermain bersama teman dan abangnya didekat saluran irigasi. Bangunan irigasi menurun. Kurasa tergelincir,”

“Begitu terjatuh, badan mungilnya seketika itu juga langsung dibawa air deras. Saat itu air saat sangat deras dan hujan masih turun.” Papar marga Silalahi (47), Sabtu (15/3) sekira jam 13.00 wib.

Sambung rekannya, pencarian terhadap korban sampai malam hari. Meskipun hujan deras, masyarakat tetap mencari, namun jasad tidak ditemukan.

Namun, Sabtu (15/2) sekira jam 06.45 wib, korban akhirnay ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,

“Kalau tidak salah, korban ditemukan sekira jam 06.45 wib dalam keadaan meninggal. Sebelum ditemukan, banyak orang mencari anak itu, tapi karena hujan deras semalam, sulit menemukan jasadnya,” imbuh bermarga Saragih.

Pasca jasad Desmon ditemukan, tampak suasana duka menyelimuti keluarga dan handai tolan. Suara tangisan dan jeritan orang yang melihat jasad kaku itu tiada henti hentinya memanggil, “Desmon, desmon, anakku anakku,”

Diperoleh juga informasi, tenyata, upaya pencarian terhadap korban turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas Polisi dan TNI.

Ketika Sekretaria BPBD Pemkab Simalungun yakni Manaor Silalahi dikonfirmasi terkait pencarian jasad korban, ternyata pihak Pemkab Simalungun turut andil mencari jasad Desmon,

Manaor Silalahi membenarkan lalu menerangkan, bahwa selain masyarakat, pihaknya bersama tim gabungan, turut melakukan pencarian terhadap jasad korban.

“Benar, kami ikut mencari korban setelah menerima informasi adanya seorang anak hilang karena terbawa arus deras di saluran irigasi.”

“Berkat kerja keras satu malam, akhirnya korban ditemukan di saluran irigasi dalam posisi tersangkut di semak semak,” terang Manaor Silalahi.

Demikian juga Kapolsek Dolok Panribuan AKP H Sinambela membenarkan bahwa korban tewas akibat hanyut terbawa air deras di saluran irigasi.

“Sebelum kejadian, korban dan temannya sedang mandi hujan dekat warung tuak. Persisnya didepan warung, bangunan irigasi dibangun menurun”

“Korban tergelincir dan langsung terbawa air deras. Sesaat itu, temannya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya,” jelas Kapolsek kepada sejumlah awak media.

MT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *