Oknum Wartawan Bergaya Preman, Bonyok Akibat Buat Keributan Di Rumah Warga

  • Whatsapp

BATAM,MEDIATRIAS.com – Terkait pemukulan oknum wartawan media Online Fokuskrimina.com yang di beritakan oleh media detikepri.com yang sebagai ketua Ormas di kecamatan sekupang itu tidaklah benar jelas JS kepada awak mediatrias.com, (4/8/2020) Selasa siang.

Bahwa yang sebenarnya kejadian tersebut adalah pertengkaran atau dendam lama sesama wartawan Fokuskriminal.com, mereka tidak saling kecocokan selama bertugas di Kota Batam.

Bacaan Lainnya

Keributan yang dilakukan Oknum di rumah JS pada saat itu ada pertemuan rapat dikediamannya JS, pada tanggal 02 Agustus 2020, senin malam.

JS menjelaskan kepada Awak Media ini, “Kamu kenapa mau bertengkar dengan si Boy kata JS, Saya mau matikan dia bang dan saya tidak suka liat dia ungkap sang Oknum wartawan tersebut kepada JS dengan nada lantangnya,” tutur JS

Dengan tiba-tiba Oknum wartawan yang merasa pede itu datang kerumah JS tidak mersa bersalah kalau membuat keonaran di rumah orang bisa di kenakan “Hukum Persekusi” tidak ada hujan ataupun petir membuat keributan di rumah JS.

Masih kata JS, “kalau si oknum wartawan tersebut sudah saya sampaikan dengan kata-kata baikpun merasa dirinya sudah hebat tidak menunjukkan profesionalnya sebagai seorang jurnalis melainkan seperti gaya preman”, jelasnyanya lagi.

Karena sudah sangat berlebihan si Oknum wartawan tersebut mengeluarkan kata-kata Binal kepada JS dimana, kejadian tersebut berada di rumah JS ,”Akhirnya JS pun naik Pitam melihat prilaku si Oknum wartawan sehingga terjadilah keributan yang menggegerkan warga sekampung”.

JS menjelaskan lagi kronologi yang sebenarnya, “Apakah saya bersalah pak secara Hukum jika ada orang datang kerumah saya melakukan keributan dan saya helai, malah si oknum wartawan menuduh saya ketua Ormas apa? dan ormas tersebut akan saya selidiki, ungkap si oknum wartawan kepada saya begitu Pak,” tutur JS lagi.

JS menjelaskan lebih detail lagi kepada awak mediatrias.com, “Terkait kasus ini, saya atas nama pribadi dan jangan dibawa-bawa Ormas yang saya pimpin, bahwa si Oknum tersebut selama ini, sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri, dan sering saya bantu jika dia dalam kesusahan dirumahnya, tidak ada beraspun dia sering saya kasi uang, Baru-baru ini saja istrinya melahirkan tidak punya duit sepeserpun, dan tidak punya BPJS, saya juga yang uruskan melalui jampersal, dan dirumah sakit juga saya jagain, dan tidak satu rupiahpun untuk kelahiran anakny, tetapi dia sangat tega dan arogansi di rumah saya membuat keributan sesama wartawan yang satu media dengannya. Karena saya anggap mereka keluarga sendiri. Dan mau apapun dirumah saya tidak ada larang. Jika Erwinsyah telah membuat laporan kepolisi silahkan, saya juga punya hak untuk melapor kembali terkait dia telah mebuat keonaran dirumah saya dan secara hukum saya kuat dimana dia telah melakukan penyerangan terlebih dahulu di kediaman saya,” tegas JS.

Atas kejadian tersebut Ketua Umum (Ketum) Ormas yang dimaksud saat di konpirmasi oleh awak media ini, menyampaikan. “Ketika korban melapor ke polsek sekupang saya hanya bertanya kepada korban dengan sopan, kamu wartawan mana de?, dengan sombongnya si oknum wartawan menjawab bergaya preman saya wartawan fokuskriminal.com emang kenapa? sudah lama tugas disini kamu de? kalau kamu sudah lama di Batam, kamu tidak kenal saya berarti kamu baru disini,” saya hanya bicara begitu, dan bukan menghadang ataupun mengancamnya, seperti yang diberitakan detikepri.com itu,” jelas Ketum Ormas tersebut.

Ketum Ormas tersebut menambahkan lagi, “Kita juga meminta kepada Pimpinan redaksi media Forumkriminal jangan membuat setetmen yang berlebihan dimedia tampa mengetahui persoalan yang sebenarnya terjadi dan jangan suka asbun kalau laporan dari anggotanya di telan bulat-bulat, sementara akar permasalahan keributan yang terjadi di rumah JS itu adalah sesama wartawan fokuskriminal.com, jangan seenaknya sang oknum wartawan tersebut membuat keributan di rumah JS tuturnya. Kan jurnalis punya Kode Etik, kalau mau selidiki Ormas Saya silahkan saja jika ada temuan yang dirasa kurang tepat, sah-sah sajakan. Tapi ya sesuai etikalah, jangan pula jurnalis ribut-ribut dirumah orang. Apa lagi yang dia ributin sudah banyak membantunya. Sungguh memalukan lah yakan?, Pasti mengganggu kenyamanan orang juga.

Dan saya sebagai ketum Organisasi yang bergerak di bidang sosial selama ini tidak pernah mengajarkan kepada anggota saya arogansi, Baik kepada siapapun malah kami melakukan kemanusiaan yang adil dan beradap terhadap kegitan-kegiatan sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolonga di Ormas yang saya pimpin selama ini. Justru kami membantu kinerja Pemerintah tampa melihat latar belakang Suku dan Ras orang yang kami tolong.

Harapan saya dengan kejadian ini pihak kepolisian sektor Polsek Sekupang harus bijak sana dalam penanganan kasus yang dilaporkan oleh Oknum wartawan tersebut, yang mana diketahui media fokuskriminal.com juga belum melakukan konfirmasi kepada Pelaku. Hanya mendengar sepihak saja. Artinya beritanya tidak berimbang, dan terkesan menghakimi Pelaku dengan dugaan akan melakukan pembunuhan kepada Korban. Itu salah besar,” tegas Ketua Umum Ormas yang dikenal selama ini bergerak dibidang sosial dengan kepentingan kemanusiaan.(red)

loading...

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *