SP 2020, BPS Mencatat Indonesia Menggunakan Aplikasi Berbasis Online

  • Whatsapp

LINGGA,MEDIATRIAS.com– Badan Pusat Statistik (BPS) Lingga sosialisasikan program pemerintah pusat terkait Sensus Penduduk (SP) Tahun 2020. Sosialisasi kali ini bertemakan, “Mari kita Hastag (#) Mencatat Indonesia”, pada (10-01-2020) Jum’at kemarin.

Berdasar informasi yang diterima oleh awak Media dari BPS Lingga, program Sensus Penduduk dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dengan tujuan untuk mencatat penduduk Indonesia tanpa terkecuali.

Bacaan Lainnya

Sejak 1961, SP sudah dilaksanakan oleh BPS. SP 2020 merupakan yang ke 7. Di tahun 2020 akan ada 2 tahap sensus, yaitu Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk Wawancara.

Bagi masyarakat yang belum mengisi data secara mandiri pada Sensus Penduduk Online, maka akan dikunjungi oleh petugas saat Sensus Penduduk Wawancara.

Melalui Sensus Penduduk Online, sensus.bps.go.id, pada februari- Maret 2020 mendatang, untuk Anda bisa pastikan sendiri bahwa diri Anda dan keluarga sudah tercatat.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengunjungi Website; linggakab.bps.go.id, Instagram (IG) ; @bpslingga, Facebook page ;BPS Kabupaten Lingga, YouTube : BPS Kabupaten Lingga. Atau terima kedatangan petugas sensus pada Juli 2020.

“Seluruh Data yang dikumpulkan BPS dalam pelaksanaan SP 2020 akan dijamin kerahasiaannya serta dilindungi oleh Undang-Undang nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik”.

Sehingga semua peningkatan akses terhadap berbagai fasilitas umum dapat dirasakan masyarakat bersumber dari data yang telah diberikan oleh Masyarakat itu sendiri.

Dengan sedemikian kemudahan dari program rencana SP 2020 yang berbasis Online dan Wawancara oleh pemerintahan Pusat yang dijalankan pada masing-masing Badan Pusat Statistik daerah, maka tentunya akan berdampak kepada keseimbangan data untuk pemerintah menyelaraskan program yang diharapkan Masyarakat.

Secara manfaat, terdapat beberapa point-point manfaat pada data SP 2020, yakni dapat untuk perencanaan berbagai bidang, antara lain adalah untuk :
*Identifikasi kebutuhan & Kualitas Perumahan.
*Penyediaan sarana pendidikan untuk semua.
*Perencanaan untuk sarana kesehatan, *Ketahanan sosial dan budaya.
*Penyiapan lapangan kerja dan perencanaan Investasi.
*Perencanaan Transportasi yang dibutuhkan.
*Perencanaan kebutuhan fasilitas Komunikasi.

Melalui sensus penduduk sebelumnya tiap 10 telah tercatat pertumbuhan penduduk Jiwa Kabupaten Lingga sejak tahun 1980 sebanyak 68.663 jiwa, tahun 1990 sebanyak 77,582 jiwa, tahun 2000 sebanyak 79,451 jiwa, 2010 sebanyak 86,244 Jiwa. (HK)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *