Takut Bobrok di Ketahui Publik Kawasan Industry WIRARAJA GROUP Halau Wartawan Masuk Kawasan..!!

  • Whatsapp

BATAM,MEDIATRIAS.com – Perusahaan PT.KING SHINING INDUSTRY (KSI) yang bergerak di Penglolaan sampah pelastik yang diduga dari Bejing tersebut memperlakukan karyawannya dengan semena-mena dimana Kornelius yang sudah lama bekerja di pecat oleh manajemen tampa sepotong surat pemeberitahuan berdasarkan aturan Undang -Undang tenaga kerja No. 13 Tahun 2003.

Ketika Pemecatan yang dilakukan oleh manajemen PT. KSI di kawasan industry WIRARAJA GROUP Pandawa Negeri yang berlokasi di Punggur merasa kuat walaupun harus mengabaikan aturan yang berlaku di negara ini.

Bacaan Lainnya

Ketika awak media ini mengkomfirmasi HRD PT.KSI melalui Whatsapp Ibu Murni terkait pemecatan sepeihak yang di berikan sangsi kepada Kornelius Alias Anton sampai berita ini di Publikasikan tidak seepatahpun ada jawaban dari manajemen perusahaan PT.KSI tersebut.

Salah satu Tokoh Organisasi diwilayah Kabil Bunda Bela saat di mintai keterangannya oleh awak mediatrias.com,kami sebagai masyarakat Kabil meminta kepada pemerintah Kota Batam khusnya dinas Tenaga Kerja dan dinas Lingkungan Hidup harus meninjau kembali keberadaan PT.KSI yang selama ini diduga sangat tertutup memperkerjaankan kariyawan di perusahaan yang bergerak pengolhaan Limbah Pelastik dari luar negeri itu.

“Setau saya yang namanya kawasan Industry itu siapa saja boleh masuk kalau memang perusahaan tersebut tidak ada kesalahan tegas Bunda Bela”.

Kami juga merespon baik ketika ada perusahaan yang dapat merangkul dan mempekerjaankan masyarakat Kabil namun harus mematuhi aturan Undang -Undang yang berlaku di Republik Indonesia ujarnya.

Dia juga menambahkan jangan nanti kami mengetahui apa bila perusahaan tersebut melakukan pelanggaran dan kami mendapatkan datanya maka kami atas nama organisasi dan Tokoh masyarakat di Kabil ini akan melakukan demo ke Perusahaan dan ke istansi Pemerintah agar perusahaan tersebut segera di Tutup Pungkasnya.

Selaian itu Ormas GPNRI (Garda Pagar Negeri Republik Indonesia ) Eko ketika dimintai keterangannya oleh awak mediatrias mengungkapkan seharusnya PT.KSI tersebut intropeksi diri ketika merangkul karyawan untuk di pekerjakan dimana kami sebagai Ormas yang bergerak di bidang sosial selama ini di Kota Batam sangat Banyak karyawan yang diduga bekerja di perusahan PT.KSI tidak memiliki BPJS Kesehatan ,namun Ormas Kami yang membantu karyawan untuk mengurus BPJS Mandiri dikarenakan sudah terjangkit penyakit TBC yang sangat Parah.Bagian ke 2 (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *