Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti , Bacakan Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD Natuna TA 2020.

  • Whatsapp
loading...

NATUNA,MEDIATRIAS .com – Rapat Paripurna Bahas Nota Keuangan RAPBD 2020 Kabupaten Natuna berlangsung di rungan Rapat Paripurna DPRD , Kamis (01/08/2019) Siang .

Turut hadiri Anggota DPRD Natuna , Sekda Natuna, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Natuna, FKPD serta tamu undangan.

Bacaan Lainnya

loading...

Wakil Ketua l DPRD Kabupaten Natuna, Hadi Candra, S.Sos saat memimpin rapat menjelaskan bahwa Berdasarkan UU no 23 tahun 2014, Kepala Daerah wajib membahas dan menyusun RAPBD bersama DPRD.

Hadi Candra selanjutnya menambahkan , bahwa kami persilakan kepada saudari Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, agar menyampaikan Pidato Pengantar Bupati Natuna Tentang Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2020.

“Atas rahmat dan ridho allah S.W.T kita semua bisa berkumpul menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kab. Natuna dengan agenda Penyampaian Pidato Pengantar Bupati Natuna Tentang Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2020,” ucap Ngesti membacakan Penyampaian Pidato Pengantar Bupati Natuna Tentang Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2020 mewakili Bupati Natuna yang berhalangan hadir.

Ngesti juga menambahkan , bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada hakekatnya merupakan salah satu instrumen kebijakan yang dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat. Penyusunan APBD diatur dalam PP Nomor 12 tahun 2010 pasal 03 ayat 3 dan Permendagri Nomor 13 tahun 2006 pasal 83 ayat 1, serta mempedomani peraturan Mendagri Nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2020.

RAPBD Kabupaten Natuna tahun anggaran 2020 disusun berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah, yang selanjutnya dituangkan dalam kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara yang telah disepakati antara Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten Natuna, sehingga konsistensi antara program dan kegiatan dapat tercapai dengan memperhatikan prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.

Ngesti juga mengatakan lagi, Komposisi APBD Kabupaten Natuna masih didominasi oleh dana transfer dari pemerintah pusat, karena hampir 91,87% sumber pendapatan berasal dari dana transfer pemerintah pusat, 3,99% dari dana transfer pemerintah provinsi dan 4,14% berasal dari pendapatan asli daerah tuturnya.

Estimasi pendapatan tahun anggaran 2020 dianggarkan sebesar Rp. 1.21 Triliun, Belanja Daerah tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp. 1,35 Triliun.

Adapun alokasi dana desa sebesar 10%, Pendidikan 20%, Kesahatan 10%, Belanja Infrastruktur sebesar 25% dan belanja langsung dan belanja tidak langsung, belanja tidak langsung digunakan untuk belanja pegawai dan tunjangan.

Pemkab Natuna mengalokasikan kegiatan infrastruktur menggunakan dana DAK dan fisik reguler, penugasan dan afirmasi sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebesar Rp. 124,47 Milyar.

Pembiayaan dalam rancangan APBD Kabupaten Natuna tahun anggaran 2020 bersumber dari estimasi sementara penerimaan pembiayaan sebesar Rp 138,02 Milyar, untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp. 5 Milyar dalam rangka peningkatan PAD yaitu menambahkan penyertaan modal ke Bank Riau Kepri.

Deviden yang telah diberikan ke Pemerintah Kabupaten Natuna sampai dengan tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 65,57 Milyar dari nilai penyertaan modal sebesar Rp. 28.94 Milyar

Untuk selanjutnya dapat dibahas dan mendapat persetujuan serta ditetapkan menjadi Perda .(HD)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *